Kampong Subulussalam Timur
Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam - 11
Administrator | 01 Januari 2025 | 20 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
01 Januari 2025
20 Kali Dibaca
Dana Desa pada tahun 2025 memainkan peran krusial dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di tingkat desa. Berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 7 Tahun 2023, alokasi dan pemanfaatan Dana Desa diprioritaskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, kesehatan, dan ketahanan pangan. Berikut adalah rincian prioritas utama penggunaan Dana Desa untuk tahun 2025:
1. Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Penggunaan Dana Desa diarahkan pada kebutuhan esensial seperti:
- Pencegahan dan Penurunan Stunting: Fokus pada penyediaan makanan bergizi untuk anak balita dan ibu hamil, serta peningkatan layanan kesehatan dasar.
- Akses Kesehatan: Pengadaan sarana kesehatan seperti Posyandu dan fasilitas air minum serta sanitasi yang aman.
- Ketahanan Pangan: Meliputi penyediaan fasilitas lumbung pangan, peningkatan kapasitas lahan pertanian, serta pengembangan sektor pertanian dan peternakan untuk memastikan ketersediaan pangan nabati dan hewani.
2. Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa
Infrastruktur dasar desa mendapat prioritas melalui:
- Pembangunan Infrastruktur Transportasi: Pengadaan fasilitas jalan desa, jembatan, dan sarana transportasi lainnya untuk meningkatkan mobilitas warga.
- Sarana Pendidikan dan Olahraga: Pembangunan fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD), perpustakaan desa, serta ruang untuk kegiatan olahraga dan seni budaya.
- Fasilitas Kebencanaan: Pembangunan sarana pencegahan dan mitigasi bencana alam, termasuk sistem evakuasi dan pos kesiapsiagaan bencana untuk menghadapi risiko bencana yang mungkin terjadi.
3. Pengembangan Ekonomi Lokal
Dana Desa juga berfokus pada pengembangan ekonomi lokal yang mampu mendorong kemandirian desa melalui:
- Pendirian dan Pengembangan BUMDes: Penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa untuk mengelola usaha lokal berbasis potensi desa, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata.
- Desa Wisata: Dukungan penuh pada desa wisata, meliputi pembangunan fasilitas pariwisata, pelatihan pengelolaan wisata, dan promosi melalui media digital.
- Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif: Pelatihan kewirausahaan dan ekonomi kreatif yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha kecil dan kerajinan lokal.
4. Peningkatan Partisipasi Masyarakat
Partisipasi aktif warga desa dalam perencanaan dan pengawasan menjadi salah satu prioritas, yang meliputi:
- Keterlibatan dalam Perencanaan Desa: Melibatkan masyarakat dalam konsolidasi data dan penyusunan rencana pembangunan desa.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Pelatihan untuk warga desa di berbagai bidang seperti kepemimpinan, keterampilan digital, dan manajemen usaha.
5. Pemanfaatan Energi Terbarukan dan Pelestarian Lingkungan
Pemanfaatan energi terbarukan serta pelestarian lingkungan berkelanjutan turut diutamakan:
- Energi Terbarukan: Desa yang belum memiliki akses listrik akan difasilitasi untuk membangun infrastruktur energi seperti pembangkit listrik tenaga surya, mikrohidro, dan biogas.
- Pengelolaan Sumber Daya Alam: Penanaman kembali hutan, rehabilitasi lahan kritis, dan pengelolaan limbah desa untuk menjaga lingkungan tetap lestari.
6. Mitigasi Bencana Alam dan Non-Alam
Peningkatan kesiapsiagaan desa terhadap bencana, termasuk bencana alam dan non-alam seperti epidemi dan wabah, menjadi fokus tambahan:
- Pelatihan Tanggap Darurat: Desa akan menyediakan pelatihan bagi warga dan relawan dalam penanggulangan bencana.
- Fasilitas Pencegahan: Penyediaan peralatan keselamatan, sarana evakuasi, dan tempat penampungan darurat menjadi prioritas untuk meningkatkan ketahanan desa dalam menghadapi bencana.
Melalui alokasi dan prioritas ini, diharapkan Dana Desa tahun 2025 mampu mendorong pemerataan pembangunan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara menyeluruh. Kebijakan ini juga diharapkan untuk menciptakan desa yang lebih mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
873
Populasi
834
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
1707
873
LAKI-LAKI
834
PEREMPUAN
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
1707
TOTAL
Aparatur Kampong
Kepala Desa
WAHDA
Sekretaris
BUSTRA, SH
Kaur Umum dan Pelayanan Kampong
DAHLIANI MANIHURUK
Kasi Pemerintahan
ISWANDI DEDY
Kaur Keuangan/Bendahara Kampong
JAINUN SUDARSO
Kasi Kesejahteraan /Kesra/
HAFSAH
Kadus Panglima
SUARDI POGEK
Kadus Istiqomah
RAHMANSYAH SAGALA
Operator Kampong
AINUN MARDHIAH,S.KOM
Babinsa Subulussalam Timur
ALDIAN PRAHARA
Bhabinkamtibmas Subulussalam Timur
SARIADIN ANGKAT
Kadus Sepakat
SUKRI BANCIN
Kadus Cipu Indah
DIMHOT SIGALA
Ketua TPKK Subulussalam Timur
SUMIYATI BERUTU,S.Pd
Kampong Subulussalam Timur
Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, 11
Hubungi Perangkat Kampong untuk mendapatkan PIN
Masuk
Arsip Artikel
615 Kali
Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025 Panduan Penggunaan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Swasembada Pangan
303 Kali
Dana Desa buat Pelestarian Kearifan Lokal: Membangun Identitas & Budaya Desa
217 Kali
PAGU DANA DESA SETIAP DESA SE KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2025
208 Kali
DESA SUBULUSSALAM TIMUR MENERIMA PENGHARGAAN SERTIFIKAT PROKLIM MADYA TAHUN 2024
206 Kali
Wahda : Ketahanan Pangan di Desa Berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 3 Tahun 2025 Wajib di jalankan
194 Kali
PMK 108 Tahun 2024 Tentang Pengakolasian Dana Desa Setiap Desa Tahun 2025
158 Kali
SUBULUSSALAM TIMUR MELAKSANAKAN MUSRENBANG DESA DAN MUSYAWARAH RKP DESA TAHUN 2025
46 Kali
Kader Posyandu Bersama Dinas Kesehatan Gelar PMT dan Cek Kesehatan, Upaya Cegah Stunting hingga Penyakit Lansia
92 Kali
Silaturahmi APDESI Kota Subulussalam dengan Kejaksaan Negeri Perkuat Sinergi Tata Kelola Desa

5 Kali
Kepala Kampong Subulussalam Timur Hadiri Evaluasi PKG 2026, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
29 Kali
Jejak Kepala Desa Masuk Kampus UI: Dari Ruang Kuliah Menuju Desa yang Lebih Maju
45 Kali
Pemdes Subulussalam Timur Kembangkan Budidaya Lele Sangkuriang Model Terpal, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
89 Kali
Kepala Kampong di Subulussalam Usul Dana Rp 30-50 Juta per Gampong dari APBA, Singgung Minimnya Perhatian Pemerintah Aceh
29 Kali
Tingkah Kocak Kepala Desa di Kelas UI, Ada yang Tertidur hingga Dijuluki 'Wartawan Kampus'
Agenda
Belum ada agenda terdata
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 169 |
| Kemarin | : | 11 |
| Total | : | 25,893 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.141 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar