Kampong Subulussalam Timur

Kecamatan Simpang Kiri
Kota Subulussalam - Aceh

Artikel

Dana Desa buat Pelestarian Kearifan Lokal: Membangun Identitas & Budaya Desa

AINUN MARDHIAH,S.KOM

26 Januari 2025

295 Kali Dibaca

Dana Alokasi Desa merupakan inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan dukungan keuangan kepada desa-desa di seluruh negeri. Program ini memiliki potensi besar untuk mendukung pelestarian kearifan lokal dan menjaga keberlanjutan budaya masyarakat desa. Pengetahuan lokal merupakan inti identitas budaya suatu wilayah dan perlindungannya merupakan kunci untuk melestarikan akar sejarah dan tradisinya yang kaya.

Kearifan lokal: inti identitas desa Kearifan lokal mengacu pada pengetahuan, praktik, nilai, dan tradisi yang dikembangkan dalam komunitas tertentu. Meliputi berbagai aspek seperti seni, musik, tari, ritual, sistem pertanian, kerajinan, bahasa, dan sistem pengetahuan lokal lainnya.

Kearifan lokal membentuk kehidupan masyarakat desa dan memberi budaya mereka karakter yang unik. Inilah yang membedakan satu desa dengan desa lainnya dan membentuk inti identitas budaya. Melestarikan pengetahuan lokal bukan hanya tentang melestarikan tradisi, tetapi juga tentang menjaga kesinambungan dan relevansi dalam dunia yang terus berubah. Dalam hal ini, dana desa dapat berperan penting dalam menjamin kelestarian warisan budaya.

Dana Desa: Mendukung kearifan lokal

Dana desa merupakan alat yang efektif untuk mendukung pelestarian kearifan lokal. Dana ini diberikan kepada pemerintah desa terutama untuk mendanai perluasan infrastruktur dan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Namun, dana desa juga dapat digunakan untuk mendukung program pelestarian pengetahuan lokal. Salah satu cara memanfaatkannya adalah dengan mendirikan pusat budaya desa. Dapat digunakan sebagai tempat untuk berbagai kegiatan budaya seperti pertunjukan seni, lokakarya, dan pelatihan tradisional.

Melalui keberadaan pusat kebudayaan, masyarakat desa dapat berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan kearifan lokal. Selain itu, pusat kebudayaan juga dapat menjadi lembaga pendidikan bagi generasi muda sehingga pengetahuan dan tradisi nenek moyang tetap hidup. Dana Desa juga dapat digunakan untuk mendukung seniman dan profesional lokal yang berupaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya desa. Memberikan beasiswa dan hibah kepada individu yang berkontribusi terhadap pelestarian pengetahuan lokal dapat memberikan insentif kepada mereka untuk mengambil peran aktif dalam upaya tersebut.(ind)

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Kampong

Kepala Desa

WAHDA

Sekretaris

BUSTRA, SH

Kaur Umum dan Pelayanan Kampong

DAHLIANI MANIHURUK

Kasi Pemerintahan

ISWANDI DEDY

Kaur Keuangan/Bendahara Kampong

JAINUN SUDARSO

Kasi Kesejahteraan /Kesra/

HAFSAH

Kadus Panglima

SUARDI POGEK

Kadus Istiqomah

RAHMANSYAH SAGALA

Operator Kampong

AINUN MARDHIAH,S.KOM

Babinsa Subulussalam Timur

ALDIAN PRAHARA

Bhabinkamtibmas Subulussalam Timur

SARIADIN ANGKAT

Kadus Sepakat

SUKRI BANCIN

Kadus Cipu Indah

DIMHOT SIGALA

Ketua TPKK Subulussalam Timur

SUMIYATI BERUTU,S.Pd

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Kampong Subulussalam Timur

Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, 11

Agenda

Belum ada agenda terdata

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:71
Kemarin:1
Total:23,665
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.156
Browser:Mozilla 5.0

Transparansi Anggaran

APBK 2026 Pelaksanaan

APBK 2026 Pendapatan

APBK 2026 Pembelanjaan

Lokasi Kantor Kampong

Latitude:2.649641
Longitude:98.010072

Kampong Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam - Aceh

Buka Peta

Wilayah Kampong